Polytron 2026: Status Brand, Distribusi, dan Jejak Pasar Indonesia
Ada benda yang baru terasa punya sejarah setelah kita berhenti memperhatikannya.
Ada benda yang baru terasa punya sejarah setelah kita berhenti memperhatikannya.
Kalau nama Evercoss dilempar ke grup chat orang Indonesia yang besar di era 2010-an, responsnya biasanya pecah dua.
Di satu meja coffee shop, laptop bisa menjadi penanda kelas sosial yang absurdly detail.
Ada nama teknologi yang kalau disebut sekarang langsung membuat orang menghitung umur dalam hati.
Ada periode ketika nama Mito sangat gampang ditemukan di televisi, etalase toko ponsel, dan obrolan keluarga yang sedang mencari handphone murah.
Ada jenis merek teknologi yang hilangnya terasa dramatis. Website mati, akun sosial berhenti, produk terakhir tinggal stok gudang, lalu perlahan namanya berubah jadi bahan…
Kalau nama Axioo bikin sebagian orang langsung kebayang laptop sekolah, notebook entry level, atau perangkat lokal yang dulu sering muncul di pameran komputer, bayangan itu tidak…
Ada masa ketika membeli ponsel murah di Indonesia terasa seperti masuk ke pasar yang isinya puluhan nama. Bukan cuma Nokia, Samsung, BlackBerry, atau Sony Ericsson. Di bawah Rp1…
Kalau pernah hidup di era ketika satu ponsel bisa punya dua kartu SIM, antena TV, speaker superkeras, dan desain QWERTY yang bikin semua orang merasa sedikit seperti pengguna…
Ada masa ketika menyebut HTC di meja tongkrongan langsung memancing dua respons. Yang pertama biasanya nostalgia: “Gila, dulu HTC Desire keren banget.” Yang kedua lebih singkat…